THE HISTORY

Bersatunya Sepakbola Jerman Timur dan Barat menjadi salah satu dampak runtuhnya tembok Berlin

bersatunya-sepakbola-jerman-timur-dan-barat-menjadi-salah-satu-dampak-runtuhnya-tembok-berlin

Salah satu dampak positif hancurnya tembok Berlin adalah bergabungnya dua kubu sepakbola Jerman, yakni Barat dan Timur. DFB (Deutscher Fußball-Bund} sebagai asosiasi sepakbola Jerman Barat dan DFV (Deutscher Fußball-Verband der DDR) sebagai asosiasi sepakbola Jerman Timur memulai persaingan secara independen di level Internasional.

Namun persaingan tersebut lebih didominasi pihak Jerman Barat dengan memenangkan tiga Piala Dunia yakni 1954, 1974, dan 1990. Berbeda dengan Jerman Timur yang hanya memenangkan Olimpiade 1976.

Pada 3 Oktober 1990, setelah hampir satu tahun runtuhnya tembok Berlin, DFV yang menjadi kubu Jerman Timur dibubarkan dan dan kendali sepakbola Jerman diserahkan dibawah naungan DFB. Setelah itu keduanya mencapai kata sepakat agar klub-klub dari Jerman Timur menjadi bagian dari Bundesliga. Seperti Hansa Rostock dan Dynamo Dresdon yang menjadi bagian divisi utama pada 1991/92.

Meski keduanya bergabung menjadi satu liga yang sama, tetap saja hanya tim dari Jerman Barat yang mendominasi Bundesligan maupun Piala Jerman.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top