Serie A

Ancelotti Ingin Serie A Kembali Tampilkan 18 Tim

Didekati untuk menggantikan Gian Piero Ventura, Carlo Ancelotti justru memiliki ide untuk membantu memulihkan reputasi Italia setelah kegagalan mereka lolos ke Piala Dunia 2018, dengan mengganti sistem Serie A dari 20 tim menjadi 18 tim.

Sepakbola Italia mengalami kekacauan bulan lalu setelah tim nasional mereka gagal lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1958, yang secara sensasional dikalahkan oleh Swedia dalam babak play-off.

Ventura harus membayar kegagalan tersebut dengan pemecatan, sementara Carlo Tavecchio mengundurkan diri sebagai presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) di tengah kritik yang menyengsarakan tim nasional.

Jatuhnya sepakbola Italia di kancah internasional dipusatkan pada kehadiran pemain asing, dengan pemain dan pelatih berpengalaman asli negara tersebut mengkritik kurangnya waktu bermain bagi pemain lokal dan banyaknya pemain asing yang jadi bagian tim inti klub.

Ancelotti memang difavoritkan untuk mengisi kekosongan peran pelatih, namun mantan pelatih Bayern Munich tersebut ingin tetap berkarir di klub, meskipun dia yakin bahwa kompetisi papan atas Italia harus kembali menggunakan 18 tim, seperti musim 2003-04.

“Federasi menghubungi saya, saya berbicara dengan mereka, saya memberi tahu mereka apa yang saya katakan sekarang, bahwa saya merasa terhormat oleh begitu banyak orang yang menginginkan saya menjadi pelatih Nazionale,” kata pelatih berusia 58 tahun itu kepada La Domenica Sportiva (5/12/2017).

“Namun, itu akan sangat berbeda secara sistem. Bekerja untuk tim nasional berbeda dengan melatih klub, karena saya masih menikmati pelatihan setiap hari dan sepakbola Italia juga memiliki beberapa masalah yang perlu dipecahkan.

“Saya menyadari ada konflik kepentingan antara klub dan federasi, seperti di Jerman, Prancis dan Inggris, tapi saat ini sepakbola Italia membutuhkan Federasi untuk memaksakan kekuatannya atas klub dan menerapkan peraturan baru untuk memperbaiki situasi.

“Sebagai contoh, saya pikir Serie A akan mendapatkan keuntungan besar dengan perubahan 20 tim menjadi 18 tim, dan saya tahu ada klub yang siap memilihnya.

“Kita smeua tahu kejayaan kompetisi ini terjadi dengan 18 tim didalamnya, dan dengan begitu maka jadwal bermain pun lebih teratur untuk kompetisi di Italia. Selain itu, sebaiknya klub-klub memberikan kesempatan lebih besar untuk bakat lokal, karena ini demi tim nasional juga.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top