EPL

Alvaro Morata Rindu Sepakbola Italia: “Saya Seharusnya Tidak Meninggalkan Juventus”

Striker Chelsea, Alvaro Morata, mengakui bahwa ia merindukan kehidupan di Italia dan merasa seharusnya ia tidak pernah meninggalkan Juventus untuk kembali ke Real Madrid.

Pemain internasional Spanyol itu menghabiskan karir selama dua musim di kota Turin, memenangkan dua Scudetto dan mencapai final Liga Champions 2015, sebelum Madrid mengaktifkan opsi pembelian kembali dalam kontraknya, yang dilaporkan bernilai € 30 juta pada 2016 lalu.

Morata berjuang untuk masuk ke starting line-up di sisi Santiago Bernabeu, dan akhirnya sepakat bergabung dengan Chelsea dengan harga £ 60 juta di jendela transfer untuk mendapatkan waktu bermain reguler.

Pemain berusia 25 tahun itu telah menikmati awal yang mengesanakan di Inggris, mencetak 6 gol dalam 9 penampilan di Premier League, namun dia telah mengungkapkan rasa rindunya ke Italia.

Morata juga mengecam sikap Madrid terhadapnya saat kembali dan merasa dipaksa untuk memulai kembali karir dari nol.

Berbicara awal pekan ini, striker tim nasional Spanyol itu mengatakan kepada La Gazzetta dello Sport (31/10/2017): “Ada kesepakatan kontraktual yang harus dihormati. Kekecewaan yangs aya rasakan sangat besar: Saya harus memulai dari awal.

“Mereka memperlakukan saya seperti anak-anak. Saya tiba di Italia seperti pemain muda biasa dan saya kembali merasa seperti pemain profesional. Saya seharusnya tidak pernah meninggalkan Italia dan Juve.

“Saya sangat merindukan Italia, istri saya ingin tinggal di Spanyol, saya ingin tinggal di Italia.”

Morata juga percaya bahwa Serie A adalah liga terberat yang pernah dimainkannya karena kekuatan taktik dan pertahanan masing-masing tim.

“Di Spanyol, teknik adalah yang paling dominan, di Italia, taktiknya lebih baik. Di Inggris, aspek yang paling relevan adalah kekuatan fisik,” dia menjelaskan. “Yang paling sulit adalah Italia: tim terorganisir dan pertahanan yang sangat baik.”

Morata telah mengakui bahwa ia bergabung dengan Chelsea untuk bekerja dengan Antonio Conte, yang meninggalkan peran kepelatihan Juve setelah Morata tiba di tahun 2014.

Striker itu merasa telah menyesuaikan diri dengan baik di Stamford Bridge, bersama dengan kontingen Chelsea dari Spanyol.

Ketika ditanya mengapa dia memilih Inggris, dia menjawab: “Karena disini ada pelatih hebat seperti Antonio Conte. Kami mulai membicarakan kemungkinan kerja sama di pra-musim terakhir dan pada akhirnya saya datang ke London.

“Saya tahu Conte dan saya tidak memiliki masalah dalam memahami gagasannya tentang sepakbola. Saya diterima dengan baik oleh rekan satu tim saya, kami memiliki kelompok Spanyol dengan (Cesar) Azpilicueta, Marcos Alonso, (Cesc) Fabregas dan Pedro, dan Mereka membuat segalanya lebih mudah.”

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top