EPL

Allardyce Menyalahkan Kineja Wasit Setelah Disingkirkan City

Sam Allardyce telah mengkambing hitamkan sosok MikeJones sebagai penyebab kekalahan Crystal Palace atas Manchester City. Pada pertandingan lanjutan Piala FA babak keempat, Crystal Palace menyerah tiga gol tanpa balas dari The Citizens. Menurut pelatih yang berusia 62 tahun tersebut, seharusnya Yaya Toure telah mendapatkan kartu merah dalam pertandingan tersebut.

Toure sudah melakukan pelanggaran pada Joe Ledley di menit 28 dalam pertandingan yang berlangsung di City Selhurst Park pada Sabtu malam 28/1/2017. Jones telah memberikan kartu kuning kepada Yaya Toure.

Berslang tiga menit kemudian, Toure kembali melakukan pelanggaran. Jordon Mutch yang kali ini telah dilanggar oleh pemain yang berasal dari Pantai Gading tersebut. Tetapi Mike tidak menghiraukan pelanggaran tersebut dan memutuskan untuk melanjutkan pertandingan. Situasi itu telah membuat Allardyce merasa geram.

Pelatih yang pernah menangani tim nasional Inggris itu telah mengambil kesimpulan bahwasannya wasit tidak menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga telah membuat tim yang diarsitekinya mengalami kekalahan 0 – 3 dari Manchester City. Tiket menuju babak kelima dari Piala FA pun melayang sudah. Mereka tersingkir karena kekalahan tersebut.

“Mereka seharusnya hanya bermain dengan 10 pemain. Hal itu tidak perlu diragukan lagi. Sebab secara keseluruhan, pengadil pertandingan memang tak mampu berlaku dengan konsisten pada pertandingan tersebut,” kata Allardyce pada Sky Sports.

Meski pun telah menyalahkan kinerja wasit, namun Allardyve tidak menutup mata sebab buruknya pertahanan dari Crystal Palace. Dirinya pun menginginkan kekalahan tersebut memiliki nilai yang positif yang mampu diambil oleh timnya.

“Saya pun memiliki kekhawatiran yang lebih, sebagaimana gol yang sudah kami derita. Permainan yang sudah kami tampilkan cukup menawan, namun kemudian kami telah melakkan kesalahan serta dua gol pertama tersebut, telah membuktikan kualitas Manchester City sudah menghukum kami,” imbuhnya.

“Hanya saja, waktu yang akan menjawab ialah apakah kekalahan tersebut menjadi sebuah berkah atau kah tidak bagi kami. Di setiap bermain, tentu saja kami ingin selalu memenangi pertandingan,” pungkas pelatih yang juga disapa dengan julukan Big Sam tersebut.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top