BERITA BOLA

Kala Blunder Fatal Ditentukan Teknologi Garis Gawang

Lanjutan Eredivisie Belanda pekan ke 24 menyisakan kisah menarik di pertandingan antara dua tim besar, Feyenoord Rotterdam menghadapi PSV Eindhoven. Di penghujung laga, kiper PSV melakukan sebuah blunder fatal yang memberikan kekalahan bagi timnya setelah diputuskan oleh teknologi garis gawang. Penasaran? Begini kisahnya

Menjamu PSV di stadiun De Kuip Rotterdam, Feyenoord sedang memuncaki klasemen sementara dengan selisih 5 poin dari Ajax Amsterdam, sementara PSV menguntit di peringkat ketiga dengan jarak 8 poin. Kemenangan akan semakin menjauhkan Feyenoord dari para rivalnya, dan PSV juga mengincar hasil maksimal agar bisa menjungkalkan Ajax dari posisi runner up.

Feyenoord unggul terlebih dahulu di menit ke 8 melalui tembakan roket Jens Toonstra, namun tim tamu dapat menyamakan kedudukan lewat Gaston Pereiro. Pertandingan pun berjalan ketat hingga babak kedua dan sepertinya kedua tim harus puas berbagi poin 1 sama.

Tetapi pada menit ke 82, terjadi hal yang tak disangka-sangka. Berawal dari sepak pojok, tandukan Jan-Arie van der Heijden berhasil diamankan dengan baik oleh kiper PSV Jeroen Zoet, yang sampai jatuh terduduk untuk mengamankan bola dari gawangnya. Zoet memegang bola tepat di depan garis dengan posisi berada di dalam gawang. Entah kenapa, ia mendekap bola ke dadanya sebelum berdiri, dan dalam prosesnya mencetak salah satu gol bunuh diri paling konyol musim ini.

https://www.youtube.com/watch?v=1OigRavYA9g

Tindakan Zoet tersebut akan sulit ditentukan dengan mata telanjang, karena ramainya pemain yang berada di kotak penalti menghalangi pandangan wasit, namun keberadaan teknologi garis gawang membuat Zoet tak mampu berkelit. Wasit Bas Nijhuis tanpa ragu mengesahkan gol bunuh diri tersebut setelah merasakan getaran dari jam tangannya yang memang terhubung dengan sensor garis gawang. Feyenoord pun berhasil mempertahankan skor 2-1 dan keluar sebagai pemenang, serta berhasil memperlebar jarak dengan sang rival Ajax.

Sementara tim teknis PSV nampaknya akan memberikan kursus privat kepada Zoet tentang cara kerja teknologi garis gawang, sehingga sang pemain tak lagi membuat kekonyolan yang sama di masa depan.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top