BERITA BOLA

8 Pembelian Terbaik AC Milan Di Era Modern Bersama Berlusconi

Setelah beberapa dekade yang penuh kejayaan, Silvio Berlusconi akhirnya melepas klub kesayangannya, AC Milan ke konsorium asal China. Untuk bernostalgia, berikut kami beberkan 10 pembelian terbaik AC Milan di era kepemimpinan Perdana Menteri Italia nan flamboyan tersebut di era modern. Check it out!

  1. Alessandro Nesta

Didatangkan dari Lazio di tahun 2002 silam, Nesta langsung mentahbiskan diri sebagai pilar tangguh di pertahanan AC Milan bersama Paolo Maldini selama 10 musim. Kendati lebih sering diplot sebagai bek tengah, sebenarnya Nesta mengawali karir dengan bermain sebagai full back kanan. Ia disebut sebagai bek paling komplit di sepakbola modern dengan ditunjang postur ideal, fisik prima, kecepatan, kemampuan membaca permainan, dan visi luar biasa. Nesta sudah diketahui piawai mengalirkan bola dari kedalaman dan turut andil dalam menciptakan peran ‘ball playing defender’ yang saat ini sudah merambah sepakbola dunia.

2. Cafu

Disebut-sebut sebagai bek sayap kanan terbaik yang pernah dimiliki Brasil, Cafu memang hanya membela Milan selama 5 musim saja, namun performa serta kharisma kapten tim nasional Samba itu cukup membuat suporter Milan jatuh hati padanya. Semasa berkarir disana, Milan dibawanya memenangkan 1 gelar Serie A dan 1 gelar Liga Champion.

3. Gennaro Gattuso

Penggemar AC Milan mana yang tak mengenal sosok pemain satu ini. Saat pertama kali didatangkan dari Salernitana di tahun 2009 silam, tak banyak yang memprediksi karir Gattuso bakal gemilang, namun pemain berjuluk ‘si badak’ itu dapat membuktikan diri sebagai penyeimbang lini tengah Milan. Kekurangannya dalam tehnik ditutupinya dengan kemampuan bertahan serta keberanian yang luar biasa untuk mencegah pemain lawan menembus area yang dikawalnya. Ia juga dikenal memiliki nyali besar dan emosi meledak-ledak yang membuat lawan ‘malas’ berurusan dengannya.

4. Dida

Dibeli dari Corinthians, Dida awalnya hanyalah diplot sebagai pelapis ketiga dua kiper utama Milan di bawah era pelatih Alberto Zaccheroni, namun berkat determinasi dan kerja keras, Dida dapat menjalani musim debutnya di tahun 2002, menggeser seniornya Christian Abbiati. Ia langsung mencuri perhatian dengan menjadikan Milan sebagai salah satu tim dengan pertahanan terbaik di Serie A dengan hanya kebobolan 30 kali sepanjang musim. Ia pun pernah diganjar sebagai kiper non-Italia pertama yang meraih gelar Kiper Terbaik Serie A.

5. Filippo Inzaghi

Sang oportunis sejati, Inzaghi hingga kini tetap menjadi salah satu pemain yang dicintai AC Milan. Striker Italia ini dikenal bukan karena tehnik gocekan atau kemampuan passing, namun dari ketajamannya di depan gawang, khususnya di laga-laga penting. Semasa berkarir di Milan, ia telah mencetak total 126 gol dari 281 pertandingan.

6. Ricardo ‘Kaka’ Izecson

Satu lagi pemain Brasil yang menjelma menjadi legenda di San Siro. Kaka pada awalnya juga bukanlah diplot sebagai pemain utama, namun ‘hanya’ dilabeli sebagai pemain muda berprospek cerah serta rencananya akan langsung dipinjamkan ke Prancis selama beberapa musim, namun tak dinyana ia langsung nyetel dengan skema pelatih Carlo Ancelotti dan bahkan menjadi pemain tak tergantikan di lini serang Milan. Kecepatan akselerasi, tendangan akurat serta visi passingnya telah memberikan poin-poin penting hingga berujung pada sejumlah gelar prestisius bagi Il Rossoneri.

7. Andriy Shevchenko

Talenta terbaik Ukraina yang mekar dengan indah di tanah Italia. Andriy Shevchenko tidak pernah berhenti mencetak gol bagi Milan sepanjang karirnya hingga ia menjadi pencetak gol kedua terbanyak Milan sepanjang masa dan kedelapan terbanyak di kompetisi Eropa. Pemain yang akrab dipanggil Sheva itu juga berhasil meraih gelar bergengsi Golden Boot serta membantu Milan memenangkan Liga Champion.

8. Andrea Pirlo

Ada banyak pemain yang dapat dikategorikan ‘hebat’, namun hanya segelintir yang bisa disebut sebagai ‘maestro’, dan Andrea Pirlo adalah salah satunya. Milan bisa dikatakan amat beruntung dapat mendatangkannnya dari klub rival Internazionale, ‘hanya’ dengan banderol sebesar 17 juta Euro. Pirlo bukan hanya bermain baik, ia merevolusi peran playmaker dan gelandang tengah secara keseluruhan serta membuat permainan Milan semakin komplit dan menakutkan. Saat ia akhirnya pindah ke Juventus dengan status free transfer, beberapa orang berpendapat hal tersebut memang wajar, karena harga seorang Andrea Pirlo tidak dapat diukur dengan uang.

Demikianlah daftar 8 pemain AC Milan terbaik di era Berlusconi untuk tahun 1999 ke atas. Tentunya masih banyak pemain hebat lain yang pernah membela tim kota mode tersebut, seperti Zlatan Ibrahimovic, Mario Balotelli, Stephan El Shaarawy, hingga Ronaldinho dan David Beckham. Namun dari segi kontribusi, nama-nama di atas memberi andil besar hingga Milan menjadi salah satu tim terkuat di Eropa pada eranya. Bagaimana? Apakah kamu setuju dengan daftar pemain di atas? Share pendapat kamu di kolom komentar ya!

 

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top