BERITA BOLA

3 Pemain yang Terlalu Cepat Dijual MU

Jual beli pemain merupakan hal yang biasa dalam sepakbola modern. Setiap bursa transfer dibuka, klub akan melakukan transaksi jual beli untuk meningkatkan kualitas. Pemain yang kiranya kurang berkontribusi akan dijual. Mereka akan digantikan oleh pemain baru yang cocok dengan kebutuhan tim. Namun, ada beberapa nama yang terlalu cepat dijual. Mereka nantinya malah bersinar dengan klub lain.

Fenomena tersebut dialami oleh Manchester United. Klub berjuluk Setan Merah ini memiliki akademi bagus untuk menghasilkan pemain berkualitas. Namun, karena tidak mampu bersaing menembus tim utama, para pemain tersebut akhirnya dijual ke klub lain. Keputusan tersebut mungkin akan disesali klub, karena mereka menjadi figur sentral di klub lain. Berikut ini kami hadirkan 3 pemain MU yang terlalu cepat dijual.

Gerard Pique

Bek Barcelona ini memulai karir di La Masia lalu hijrah ke MU ketika usianya baru 17 tahun. Ia hanya sempat bermain selama 22 kali dengan sumbangan 2 gol. Di tahun 2008, Pique memutuskan pulang kampung ke Barcelona. Ketika menebus Pique, klub Catalan ini hanya membayar 4,25 juta pounds. Sesuatu yang sangat murah bila kita melihat kontribusi Pique untuk Barcelona. Bersama Barca, Pique berhasil meriah berbagai gelar juara baik di kancah domestik maupun regional.

Paul Pogba

Naik ke tim senior pada tahun 2012, Pogba tak kunjung mendapat kesempatan. Sir Alex yang menjadi manajer MU saat itu memutuskan untuk melegonya ke Juventus di tahun 2012. Penampilannya bersama Juve sangat memuaskan dimana Pogba berhasil membawa klub kota Turin ini menjuarai Liga Italia 4 tahun beruntun. MU yang kepincut dengannya harus membayar mahal. Harga 89,25 juta pounds harus dibayar Setan Merah ketika mereka memulangkan Pogba ke Old Trafford.

Michael Keane

Bek yang baru saja membela timnas Inggris ini adalah produk binaan akademi MU. Ia mulai dipanggil ke tim senior di tahun 2011. Namun ia tak mendapat jam terbang cukup sehingga harus dipinjamkan ke berbagai klub. Hanya 5 kali saja ia berlaga untuk MU. Sisanya, ia melanglang buana ke Leicester, Derby, dan Backburn Rovers. Akhirnya, Keane hijrah ke Burnley setelah dijual dengan harga 2,2 juta pounds. Penampilan mengesankan Keane agaknya membuat MU harus gigit jari.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top